PENGALAMAN MISTIS MENDAKI GUNUNG

Diposting oleh Bagol Edan Eling pada 20:27, 28-Sep-12

Di: Cerita pendakian

Cerita Mistis di Gunung Banyak yang cerita kalau pernah mengalami kejadian mistis saat mendaki gunung. Rata-rata mereka cerita tentang kemistisan Gunung Argopuro, Semeru, Merbabu, Arjuno, Gede, Pangrango, dan Lawu. Mungkin juga ada cerita mistis di gunung lain tapi tidak saya ketahui. Kalau saya mendengar atau membaca cerita-cerita itu kok rasanya jadi merinding sendiri. Namun, jujur saya belum pernah dan berharap tidak akan pernah mengalami hal demikian. Mari memulai ini dari satu gunung ke gunung yang lain. 1. Gunung Argopuro Ada beberapa tempat di gunung ini yang dianggap mistis, yakni Pos Mata Air I (jalur Baderan), Cikasur, Cisentor, dan Danau Taman Hidup. Kata seorang teman ia pernah melihat om poci di bawah pohon di dekat Pos Mata Air I. Dulu, Oktober 2006 saya dan dua teman cwe nekad malam-malam mengambil air. Posisinya agak menjorok ke bawah dengan jalan yang sempit. Terbersit rasa takut juga saat itu. Kami bertiga bergandengan tangan, dan saya bertugas paling bawah untuk mengambil air. Syukurlah tak ada apa-apa. Hanya ada sebersit rasa takut yang menghilang begitu cepat. Lalu, katanya di Cikasur banyak pendaki yang suka diganggu oleh setan kepala, goyangan tenda, atau suara-suara. Tapi malam itu ketika baru tiba di Cikasur, saya dan dua teman cwe saya tadi langsung kedinginan. Shalat saja sampai gemetaran. Kegiatan masak memasak pun digantikan oleh Mba Weni dan Cak Bonsai. Lalu kami tidur, dan tau-tau sudah pagi. Tak ada yang mistis. Cisentor, kata seorang teman ia pernah melihat beberapa poci saat mau buang hajat di sungai. Untunglah, dulu om poci tidak tertarik untuk mengganggu saya. Padahal saat malam dan subuh saya suka bolak-balik ke sungai sendirian untuk ambil air, pipis, atau wudhu. Dan terakhir, Danau Taman Hidup. Menurut mitos, tempat ini paling seram. Kabut suka tiba-tiba datang, apalagi ada yang berteriak-teriak. Seorang teman dari Probolinggo juga pernahcerita kalau di sana adik didiknya pernah kerasukan juga. Danau ini katanya menjadi tempat favorit Dewi Rengganis. Katanya, Dewi Rengganis suka mengganggu para pendaki pria melalui mimpi, misalnya diajak naik sampan atau diajak bersetub*h. Kembali ke cerita saya, waktu itu saya jalan sendirian mendekati danau, teman-teman saya ada di depan dan beberapa ada di belakang. Lalu seorang pendaki dari Jakarta menyusul langkah saya dan bertanya, “Ga takut jalan sendirian, Mbak?” Sayapun menjawab tidak. Saya tidak tahu harus takut akan apa. Dan posisi saya waktu itu tidak tahu menahu mengenai mitos- mitos yang ada di sana. Saya malah asik bermain air di danau indah itu. Mungkin kalau sekarang disuruh naik lagi ke sana pasti lebih was- was. ^_^ 2. Gunung Semeru Katanya kalau di Gunung Semeru banyak tante kunti yang berjajar di pinggir jalur jika ada pendaki yang berjalan saat magrib. Biasanya sering ditemui di jalur Pos I atau II. Selain itu ada juga cerita mistis di Danau Ranu Kumbolo. Katanya kalau pagi hari suka adamakhluk bertubuh pendek yang mandi si sisi danau sebelah kanan (tenggara). Seorang teman (Mas Andri) juga pernah bercerita mengenai pengalamannya saat di Kalimati. Kalau tidak salah ia diganggu oleh harimau mistis yang mengelilingi tendanya dan memainkan tabung gas sehingga timbul suara berisik. Saya sih tidak pernah mengalami hal aneh-aneh di Semeru. Tapi saya pernah merasa agak takut di sana, kira-kira akhir tahun 2009, bersamaan dengan acara Napak Tilas Soe Hok Gie. Saya datang ke sana hendak kemping di Ranu Kumbolo bersama Mas Arief. Lalu ada kabar bahwa salah seorang peserta napak tilas meninggal di jalur Kalimati- Kumbolo saat dibawa turun. Saat itu kami masih di rumah Pak Ningot, salah satu warga Ranupani dan tim SAR TNBTS. Nah Pak Ningot malah cerita, katanya mitos warga di Ranupani, kalau ada orang meninggal di suatu tempat, arwahnya masih akan berada di situ sampai tujuh hari. “Hati-hati aja mbak, arwahnya masih di Ranu Kumbolo” katanya. Hwaa….! Baru deh saya merasa agak takut. Tapi selama sehari semalam di sana Alhamdulillah tidak ada sesuatu mistis pun yang mengitari kami. Saya merasa takut justru saat berjalan pulang ke Ranupani. Pukul 2 siang kami baru mulai turun dari Ranu Kumbolo. Pendaki- pendaki yang lain sudah turun duluan. Belum menjelang magrib memang, tapi hutan terasa sudah gelap dan menyeramkan. Saya tidak mengatakan apa pun kepada Mas Arief dan ia pun tak bicara apa-apa kepada saya. Tapi masing- masing dari kami merasakan hawa tidak nyaman ini. Kami siasati itu semua dengan menyanyi bersama dan berusaha jalan lebih cepat. Syukurlah, sebelum magrib kami sudah tiba di Ranupani, mandi- mandi, lalu bobo di rumah Pak Ningot. 3. Gunung Arjuno dan Welirang Pertama kali naik ke Gunung Welirang tahun 2005. Sebuah tragedi pun terjadi, salah seorang teman sempat hilang entah ke mana saat turun dari puncak. Kami baru mengenal pendakian gunung waktu itu, dan tragedi ini membuat kami kalut dan tak tahu harus bagaimana. Kaka senior pun membawa kami turun. Dalam perjalanan turun itu salah seorang teman wanita merasa selalu diikuti tante kunti yang terbang dari pohon ke pohon. Untungnya saya tidak melihatnya. Lalu di waktu yang lain saya ke sana lagi. Saya punya kebiasaan untuk pipis sebelum tidur. Kalau tidak pipis maka saat tengah malam sayaakan terbangun dan ingin pipis. Nah terjadi juga saat saya camp di pos Pondokan. Dua teman saya tidak ada yang mau mengantar saya (huh!) padahal saat itu kira-kira pukul 2 pagi. Ingin pipis di luar tenda kok rasanya tak nyaman. Meskipun sudah malam, masih ada saja yang melek. Terpaksa saya turun ke mata air untuk buang air di sana. Sepi, gelap, dan sendiri. Alhamdulillah tidak ada apa-apa. ^_^ Dan Arjuna, yang katanya ada pasar setan, pasar malam, lalu suara gamelan yang suka didengar pendaki, hutan lali jiwo yang bikin tersesat, Alhamdulillah saya juga tidak mengalami peristiwa mistis. Perjalanan dari Puncak Arjuno sampai ke Pos II (Jalur Purwosari) membuat kami sangat lelah dan cepat tidur malam itu. Keesokan paginya pemandangan Gunung Semeru sudah di depan kami. 4. Gunung Merbabu Yakin, saya tidak mengalami hal-hal mistis di gunung ini. Saya sempat takut tiga kali saat pendakian ke sana Desember 2008, pertama saat baru mulai mendaki (jalur Wekas) karena melewati makam malam- malam (pukul 9 malam). Kedua, subuh hari ketika saya mau pipis dan teman- teman belum bangun. Saya pun nekad pipis di balik semak-semak. Hihi.. Dan ketiga, ketika tiba waktu magrib saat tersesat dan melenceng jauh dari jalur pendakian Selo. Suasana magrib selalu aneh. Untung kami berhenti dan duduk sejenak. 5. Gunung Pangrango Lagi-lagi Alhamdulillah karena tak sekalipun mengalami hal mistis baik mulai awal pendakian sampai puncak pangrango, kembali ke kandang badak, ke Gunung Gede, dan turun lewat jalur Gunung Putri. Padahal kalau menurut cerita, di gunung ini ada tante kunti, setan kaki besar, dll. Sebersit rasa takut pastilah ada, yakni saat mendaki bertiga (bersama Mba Ika da nom Cepot) ke Puncak Pangrango. Jalan menanjak, hutan rimbun dan gelap, dan hari sudah sore. Sebelum magrib kami sudah tiba di Mandalawangi. Selepas magrib barulah kami turun lagi ke Kandang Badak. Dan om cepot menyuruh saya di barisan paling depan. O..oo..semoga tidak menyenter sesuatu yang aneh. ^_^ 6. Gunung Penanggungan Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam yang berkali-kali mengizinkan saya untuk bisa mendaki ke Gunung Penanggungan. Selama beberapa kali mendaki ke sana saya juga tidak pernah mengalami pengalaman mistis sedikitpun. Mungkin hanya muncul sebersit rasa takut, tapi bukan karena ada gangguan mistis, hanya takut karena gelap dan sepi. Tentunya itu terjadi jika mendaki hanya berdua. Saya mendaki ke sana bersepi-sepi ria sebanyak dua kali, biasanya selalu ke sana ramai-ramai. Kali itu saya pergi hanya berdua dengan adik kelas saya (cowok) tapi ia belum pernah mendaki gunung sebelumnya. Saya mendaki malam hari. Sampai di pos perhutani (jalur Tamiadjeng) tiba-tiba angin menjadi kencang, mendung datang disertai petir, dan gerimis. Kami bimbang mau lanjut ataukah berhenti dulu menunggu cuaca membaik. Jujur waktu itu saya agak takut, tapi karena mendakinya dengan adik kelas yang belum pernah mendaki saya gengsi dong mau bilang takut. Saya juga khawatir nanti dia ikut- ikutan takut. “Mau lanjut ga?” tanya saya sok berani. Hehe… “Nanti dulu mba, asmaku suka kambuh kalau kena hujan,” jawabnya. Ya sudah kami ngobrol-ngobrol dulu tentang banyak hal. Tidak lama kemudian sepertinya mendung dan angin sudah bergeser. Cuaca kembali bagus dan serasa sejuk. Rasa takut pun ikut pergi jauh. Kami berjalan dan terus berjalan mendaki. Tadinya dari start sampai pos ini saya selalu kelelahan, tapi setelah istirahat di pos tadi tiba-tiba kaki saya seakan kuat jalan terus. Nafas sudah normal. Seingat saya waktu itu kami tidak membawa tenda. Kami berniat tidur di goa kecil yang ada di sisi jalur pendakian beberapa meter sebelum puncak. Ya, hanya kami berdua menghabiskan malam, tanpa gangguan setan. Mendaki hanya berdua kembali saya lakoni dengan seorang teman asal Gresik. Niat awalnya sih mendaki sendiri ke Penanggungan. Tapi tiba- tiba dia mau gabung. Kami mulai mendaki sore hari kira- kirapukul 4. Cuaca buruk. Kami ditemani badai terus menerus. Otomatis sampai di goa itu pun sudah malam dan angin masih saja berhembus sangat kencang, kabut tebal. Ah sepinya… Tak ada yang mistis. Alhamdulillah. Malah tempat yang membuat saya merinding itu di perladangan dan start awal pendakian karena ada makam di sisi kiri. Dulu sih pas pertama muncak ke Penanggungan kaget karena ada sebuah makam yang ditutupi kain putih. Tapi lama kelamaan jadi terbiasa. Kata seorang teman sih yang serem itu jalur Jolotundo karena di sana banyak candi dan lebih dikeramatkan. Tapi saya tidak tahu karena seya belum pernah melewati jalur itu pada malam hari, pernah siang hari tapi hanya sekali. Note: Intinya, saya percaya bahwa makhluk-makhluk itu ada. Namun mereka berada di dunia yang berbeda dengan kita. Yang perlu kita perhatikan justru persiapan fisik, perlengkapan, dan mental, serta tingkah laku kita: jangan suka berbicara sembarangan, jangan mengambil sesuatu sembarangan, jangan bergaul sembarangan. Mari mendaki dengan rendah hati! Jauhkan kesombongan dari dalam diri, dan tetap shalat bagi yang muslim. Saya yakin, selama kita tak bermaksud buruk, maka hal buruk juga tidak akan menghampiri kita. Insya Allah. Berbagi Balasan Balas Balasan Balas Beri komentar sebagai: Publikasikan Pratinjau 4 komentar: nafis Selasa, 15 Mei, 2012 sering sich kalo aku dapet kejadian aneh2 kayak gt, a.waktupendakian ke gunung welirang 2001,ngecamp di pet bocor waktu malam hari aku terbangun tiba2 da cahaya terang di depanku tapi aku gak tau asal cahaya itu,kayaknya aneh banget cahayanya kayak lampu yang sangat terang,alhasil akhirnya masuk tenda lagi aja trus tidur b.tahun 2005 pendakian seorang diri ke gunung penanggungan,waktu malamhari suasana sepi bangetkalo gak salah hari jum'at waktu mau cari kayu bakar deket batu besar di basecamp lapangan sebelum puncak tiba2 muncul sosok 4 orang pake baju serba putih muncul didepanku,alhasil gak jadi cari kayu bakar drch Balas Nurul Aneh Rabu, 16 Mei, 2012 trus orang pake baju putihnya kemana n ngapain mas? rizal silicon Kamis, 07 Juni, 2012 aq pas pendakian k argopuro sering tuh ngecam d Taman hidup,, diksarnya junior aj d taman hidup,, tpi ... Banyak kejadian aneh.. smile slahsatu junior d dampingi oleh roh halus mulai dari hutan damardan tag tau i2 ap.. smile aqbaru tau ketika udah nyampeg di taman hidupnya,, pasdia sedang jerit",, ada cwek cantik memakai selendang di samping junior q.. wiuhh,,mrinding.x bukan main.. munkin i2 yg namanya dewi rengganis,

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

6 tanggapan untuk "PENGALAMAN MISTIS MENDAKI GUNUNG"

THE ROAD TO HELL JALAN KE NERAKA pada 23:38, 30-Sep-12

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.. smile
Langsung dari Menu Ikuti Pengguna / Pembaharuan saya hadir di Blog Anda Brader..
15. ''Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahannam.'' surah / surat : Al-Jin Ayat : 15

Ditunggu Kehadirannya Brader.. smile Kalo Sibuk, Pending saja!

N44R4 pada 12:02, 01-Okt-12

wah ditempat kyk hutan belantara emang ga kaget bro tp tetep menakutkan sad

Nuryl ibad pada 02:31, 02-Okt-12

biggrin kùnjùngan pèrdana gån..
Jika ada waktu kumbal æ..

http://nurylcs.heck.in

Bagol Edan Eling pada 01:44, 05-Okt-12

@N44R4_yah begitulah resiko maen di hutan sm di gunung.thx atas kunjungan nya

Bagol Edan Eling pada 01:45, 05-Okt-12

Nuryl_oke sob thx kujungan nya.

THE ROAD TO HELL JALAN KE NERAKA pada 13:56, 05-Okt-12

Assalamu'alaikum.. smile rolleyes biggrin
Kunjungan Balasan Ba'da Subuh cool

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Email:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar